Jumat, 23 April 2010

Seminar hometreatment 4 kids

Hari Ahad,18 April 2010 X4C mengundang para mantan peserta seminar tumbuh kembang anak bln agustus 2009 lalu ke acara ulang tahunnya. Acaranya berupa seminar gratis dengan tema "Home trearment for kids",pembicaranya Dr.Endah Citraresmi,Spa.

Wah,aku langsung tertarik dong pengen ikut,soalnya temanya menarik,acaranya gratis dan pembicaranya adalah dokter favoritku,bu Endah. Ngefans sama dokter ini sejak ngebawa Zia ke KMC untuk konsultasi penyakit hyperbillirubinnya. Orangnya teliti,komunikatif dan mencerahkan pikiran.Beda deh sama dsa-dsa sebelumnya.

Berangkatlah Ahad pagi dgn membawa Zia, Rana dititip dulu sama neneknya karena umur segitu ga bisa diem,bisa-bisa entar Aybun ga bisa dengerin seminar dengan baik. Pas kita dateng,dokternya udah nyampe duluan lagi ngatur-ngatur LCD. Ga berapa lama,acarapun dimulai. Peserta ga terlalu banyak sehingga banyak bangku kosong. Ruangannya juga kecil karena kita ada di salah satu gedung milik ABRI di Cilandak.

Bu Endah ngejelasin tentang Common problem in Pediatric kayak masalah batuk,pilek,demam,selesma,dll. Beliau menjelaskan cukup rinci walaupun agak diburu waktu. Dimulai dari jenis penyakit,gejala penyakit, cara penanganannya dan kapan harus dibawa ke dokter. Intinya, sebagai orang tua kita harus lebih rasional,jangan panik ketika si kecil sakit dan tidak mendesak dokter untuk ngeluarin banyak obat demi ketenangan kita padahal belum tentu baik untuk si kecil.kasian kan sikecil terpapar banyak bahan kimia padahal penyakitnya bisa sembuh sendiri tanpa obat. Apalagi obat antibiotika.

Aku sendiri kayaknya musti banyak melek soal obat,soal penyakit,dll biar kalau nanti jadi pasien atau anakku sakit lagi ga bingung-bingung dan pasrah dikasi obat apa aja sama dokternya. Tentang hometreatment sendiri, beberapa kali udah kucoba terapkan contohnya pada saat Rana kena Roseola. Alhamdulillah sembuh sendiri tanpa ke dokter dan tanpa obat. Awalnya aku panik juga karena dikira campak,tapi setelah browsing sana-sini akhirnya lebih tenang dan memutuskan utk observasi dulu sebelum betul-betul harus ke dokter.

Oh iya,berkat penjelasan Dr.Endah,suamiku yang awalnya anti imunisasi akhirnya sadar kalau imunisasi itu penting. Emang sih yah belakangan banyak banget gerakan anti imunisasi yang disebarkan oleh pihak-pihak yg belum tentu kebenarannya. Akhirnya Rana diijinkan untuk imunisasi MMR dan Varicella oleh Bapaknya.

Selesai acara,dapet makan gratis lagi horeeeee,duh senengnya...udah nambah ilmu,nambah kenyang lagi hehehe Thanks for X4C yah!! Mau bilang makasi seblum pamit pulang tapi bingung ga kenal panitianya. Mereka juga lg sibuk ngariung sambil makan nasi kotaknya. So SMP lah kita hehehehe
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 20 April 2010

kangen naik gunung lagi


Habis liat foto-foto jaman baheula,waktu aku masih 'baong-baongnya'. Baru lepas kuliah,belum married apalagi berbuntut...aku seneng banget yang namanya naik gunung dan travelling. Gunung tertinggi dipulau Jawapun "Semeru" pernah kudaki..belum puas rasanya karena masih banyak gunung-gunung indah di Indonesia yang belum aku jejalahi.

Sejujurnya aku kangen dengan suasana pegunungan,aku kangen manjat2 tebing,aku kangen sama langit biru dan segala sesuatu ttg alam. Dan aku juga kangen sama teman-temanku dulu yang barengan naik gunung sama aku. Sekarang kita udah terpencar-pencar dengan aktivitas masing-masing.beberapa teman masih suka sih naik gunung sesekali di sela rutinitas kerja mereka.

Hasratku yang belum tuntas itu..caelah..,membuatku berpikir,mungkin ga ya aku masih bisa naik gunung lagi suatu saat nanti ? soalnya aku kan sekarang punya 2 buntut yang masih pada bayi.Si Ayah juga pendaki gunung dulunya dan kita belum pernah naik gunung bersama... padahal dulu salah satu alesan kenapa milih si Ayah karena dia adalah pendaki gunung yang mana aku cita-cita banget bisa honeymoon bareng di gunung. hehehe..tapi sampe sekarang belum pernah kesampean,karena aku udah keburu blendung duluan sebelum cita-cita itu terwujud.

OK,kita mungkin bisa pergi kesana berdua suatu saat nanti..tapi waktunya kapan yah?nunggu anak-anak besar trus kita ajak naik gunung bareng? waw...pengennya!itu masih terlalu lama kayaknya, beberapa tahun lagi mungkin. Sedangkan aku udah rinduuu sangat dan pengen buru-buru mewujudkan mimpiku naik ke gunung Rinjani di NTB (udah ngebet ceritana).

Dosa ga yah kalo aku ninggalin anak-anakku demi ego untuk naik gunung? hehehe
gimana kalo nanti aku ga balik lagi dari gunung?Hayoo !! ntar anak-anakku kesian..

Ya Allah beneran aku bingung,kayaknya aku cuma bisa memendam mimpiku itu dulu sampai waktu yang akan menjawab kapan waktu terbaik
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 13 April 2010

foto-foto Zia



Dilema menyusui tandem

Akhirnya datang juga !aku jenuh ...

awalnya aku begitu semangat menyusui barengan Rana dan Zia. Sejauh ini memang aku udah sering menyusui mereka secara bersamaan.Posisinya paling enak aku duduk, Zia kupegang satu lengan bisa di kanan atau kiri dan kakanya Rana, disebrangnya dengan posisi duduk.Cuma belakangan ini aku kok merasa sangat-sangat lelah...soalnya si kakak ,Rana nagih mulu untuk 'nenen'. Setiap Zia nenen,pasti Rana minta juga.Padahal Rana sudah habis makan, habis 1 gelas susu UHT tapi masih nagih 'nenen'. mungkinkah sudah timbul rasa cemburu pada Rana sehingga dia ga rela kalau adeknya sedang nempel sama Bunda?

Sikap Rana yang selalu nagih 'nenen' ini terus terang bikin Bunda kesal..Ya Allah maafin bunda ya Rana,kok Bunda seringkali ga ikhlas dan kesal setiap kali kamu minta nenen...karena memang bunda sedang fokus sama Zia yang masih kuning dan harus sering disusuin.tapi harusnya aku bisa adil kan?walaupun aku ga bisa bohongin diri sendiri, kadang aku yang sedang lelah,kurang tidur ini sering minta Rana untuk cepat-cepat nenennya atau berhenti nenen karena Rana suka sekali menggigit p*t**g Bunda.kadang aku marah sama Rana dengan suara tinggi,tapi Rana ga ngerti dan hanya cengar cengir sambil tetap melahap nenennya dengan senang.

Oh anakku, ajarkan aku untuk adil pada kalian berdua..seandainya Zia tidak sakit,pasti bunda bisa lebih tenang nyusuin kalian barengan tanpa takut Zia kurang minum karena porsinya selalu diambil kakak. Ya Allah, tambahkan kesabaranku...semoga aku bisa adil menunaikan hak-hak anakku. Hak rana adalah ASIku 2 tahun, lantas apa yang membuatku harus tidak ikhlas setiap kali Rana butuh dekapanku saat dia nenen?

Maafin Bunda ya Rana...mudah-mudahan bunda bisa mengontrol emosi bunda walaupun Bunda kurang tidur jadinya pusiiing terus dan jadi emosian.Ya Allah kuatkan aku disaat 2 bayiku nangis dan aku bingung harus memprioritaskan yang mana...

Kamis, 08 April 2010

coba katakan-maliq n d'essentials

coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..

aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..

yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..

coba katakan..

lirik lagu ini aku suka banget, maknanya begitu dalam khususnya buat yang merasa sedang menunggu sebuah ketidakpastian. ini gue banget waktu dulu masih nyari-nyari jodoh! hehehehe...

Terbitlah Ghazia Fathinah Ayyash!!

Alhamdulillah putri ke-2 yang kami nantikan telah lahir pada hari Ahad,28 Maret 2010 pukul 08:40 lewat operasi Caesar di RS Bunda Margonda.

Putri mungil itu kami beri nama Ghazia Fathinah Ayyash yang artinya kurang lebih supaya Zia,panggilannya ,kelak bisa menjadi pejuang wanita yang cerdas dan pekerja keras. Bermanfaat bagi kehidupan dan menjadi insan yang taat pada Allah dan RasulNya..Aamiin.

Hari Sabtu tanggal 27 maret 2010,aku dan suami check in diRS Bunda Margonda . karena kita pilih kelas perdana, begitu masuk kamar,wuiih serasa masuk kamar hotel aja. Gak ada kesan kalau itu adalah kamar rumah sakit.langsung berasa betah aja kayak dirumah sendiri. Kami langsung istirahat setelah ngerapihin barang-barang selama di RS. sebetulnya aku ga bisa tidur, mungkin kepikiran terus besok mau dibelek kali yah hehehe..tapi penyakit susah tidurku udah dateng sejak aku hamil gede, kayaknya otak tuh susah banget diajak istirahat.susah payah aku berusaha tidur..eh pas giliran nyenyak,suster sudah menggedor pintu untuk memasukkan obat pencahar lewat d*b*r.abis itu aku 2 kali mondar mandir ke WC..barulah bisa tidur lagi menjelang subuh.

Keesokan harinya, jam 7 sudah dijemput suster untuk persiapan operasi.perasaan masih tenang, tapi perut keroncongan dan mual sangat. maagku lumayan kronis jadi kalo perut ga diisi,dia langsung protes.nah,menjelang operasi aku kan disuruh puasa tuh dr semalem,otomatis laper berat kan pagi-pagi gini. sama suster gak boleh sama sekali minta minum,apalagi makan.hiks bikin BT,padahal aku udah mual pengen muntah. Belakangan aku baru tau dr Dr.Topan,DSOGku,katanya kalo bius epidural/local gitu boleh kok minum dan makan sedikit. hugs..kesel banget ama perawat di Bunda.

Setelah ganti baju,mulailah adegan-adegan menyakitkan..diawali dengan pasang infuse,pasang kateter yang heboh banget soalnya akunya berontak hehehe(sangat-sangat tidak nyaman hiks),suntik tes alergi antibiotic/ngga( ini adalah suntikan tersakit yang pernah kualamin seumur hidup,rasanya panas,perih kayak digigit semut rangrang,kayak kesetrum. sampe aku teriak waktu disuntik dan merasakan efek suntikannya yang super duasyat!!).

Jam 08:00 masuklah ke ruang OK,siap dieksekusi…perasaan masih tenang,Cuma aku mual banget pengen muntah karena laper. Alhamdulillah semua dokter dan perawatnya perempuan.Thanks Allah,kau kabulkan doaku..jadi diruang OK itu satu-satunya mahluk laki-laki hanyalah suamiku.

Suami dilarang masuk pas aku lagi disuntik anestesi,Wallahu’alam kenapa ga boleh yah?baru setelah badanku ditutup-tutupi kain, suamiku boleh masuk dan langsung ambil tempat di atas kepalaku. doi ga berani ngambil film dari depan hehehe…jadilah ambil filmnya yg keliatannya Cuma wajah orang-orang yang ngoperasi perut aku.

Ga sampe 20 menit, badanku digoyang-goyang,ternyata itu proses untuk ngeluarin tubuh si bayi mungil dari perutku. Alhamdulillah pukul 08:40, Zia lahir. Zia nangisnya telat, pas keluar ga langsung nangis. tapi begitu di gendong ke meja dokter anak untuk dibersihin, Zia baru nangis kenceng. skor apgarnya 8/9. Alhamdulillah..senyumku merekah saat tau Zia selamat…tapi penderitaanku belum berakhir.

Setelah diguncang-guncang,aku malah makin mual. aku bilang ama dokternya kalo aku pengen muntah banget. suster-suster langsung siap disamping untuk nadahin muntahku..but, Ya Allah,hentakan-hentakan muntahnya ada,tapi ga ada apapun yang keluar.its very hurt, dan aku hanya bisa mencucurkan air mata. Sama dokter anestesi disuruhlah aku merem dan tertidurlah aku dengan pulas..sampai sadar-sadar sudah diruang pemulihan. Suami diusir setelah aku tidur..hiks asli sedih banget. gagal lagi untuk IMD !! padahal udah bela-belain ambil kelas perdana yang mana biayanya ga kecil gitu loh! memang sudah suratan..

Dokter bilang ke suamiku,kalo kantong rahimku tipis,jadi aku Cuma boleh melahirkan 3 anak aja. berarti Cuma 1 kesempatan lagi. suami juga diliatin ama dokternya isi perutku yang katanya pembuluh darahnya besar-besar atau ada varisesnya. tapi ga bahaya kata dokternya.syukurlah…

Diruang pemulihan,aku cukup lama dianggurin.aku uah menanti-nanti untuk segera dipindahkan ke kamar, bertemu keluargaku Namun karena alasan, perawat kamarnya lagi sibuk,jadilah aku mendekam di sudut ruangan..keseeel banget. sempet juga pas lagi di bawa ke kamar, suster yang dorong tempat tidur aku dipanggil temennya dari dalem ruang bersalin. dan sukseslah aku ditinggalkan seorang diri di ruang tunggu,tanpa jilbab pula!! gila kan?? makanya aku nilai minus nih rs bunda margonda ini, abis suster-susternya kurang sigap melayani pasien. beberapa suster malah terlihat bĂȘte..hiy bikin kapok deh dirawat disini lagi..

But,sudahlah..yang penting kami sekeluarga happy karena kedatangan anggota baru keluarga. Terima kasih pada Allah SWT yang telah mempercayakan amanah anak perempuan yang kedua ini pada kami. Mudah-mudahan aku dan suami bisa semakin arif dalam berumah tangga. bisa mengayomi putri-putri kami ini dengan segenap cinta dan kasih sayang hingga kelak menjadi qurota a’yuni yang mencintai Allah dan rasulNya. aamiin. Terbitlah Ghazia Fathinah Ayyash..mudah-mudahan kau tumbuh berkembang sesuai dengan namamu..aamiin.

Jumat, 12 Maret 2010

Kontraksi di minggu ke-35

Hari Rabu, seperti biasa Rana udah bangun begitu mendengar bunyi adzan subuh dari depan rumah. Begitu bangun, Rana langsung minta nenen..masih dalam posisi tiduran, mata belekan dan ngantuk berat aku nyusuin Rana sambil tidur.

Tiba-tiba, dadaku sesak kayak ga bisa nafas dan setelah itu aku merasakan 'rasa' yang sama seperti waktu aku kontraksi dulu pas mau ngelahirin Rana. mules sekitaran perut, bikin agak-agak meringis walaupun sakitnya masih bisa kutahan.Ini kontraksi yang pertama kali aku rasain jadi aku rada-rada kaget dan panik. Dulu pas hamil anak pertama, aku baru ngerasain kontraksi pas di kehamilan 40 minggu,itupun setelah pecah ketuban. dan ini baru aja minggu ke-35. masih 3 minggu lagi untuk operasi!

wah,aku kirain bakalan berenti tuh kontraksi..tetapi ternyata ngga..lagi-lagi aku sesak nafas,dilanjutkan dengan perut yang seperti melilit.dan itu berlangsung tiap 10 menit sekali. waktu kontraksinya sih mungkin 5-10 detik yah.cuma paling ga kuat waktu sesak di dadanya dateng..aku cuma bisa tergeletak di kasur,berharap kontraksinya ilang sama sekali.

Dalam hati aku berdoa, Ya ALLAH jangan sekarang dong lahirannya, masih minggu ke-35 nih. my baby belum matang bener terutama paru-parunya. aku sempet kepikiran ini kali yah yg namanya braxton hiks alias kontraksi palsu(yg ga pernah kualamin waktu hamil anak pertama)tapi kok intensitasnya sering gini... Sambil meluk aku, my hubby ngelus-ngelus perut sambil ngobrol sama si calon adek Rana di perut hehe..jangan sekarang yah dek keluarnya,tunggu 3 minggu lagi ya....

Kata dokter obgynku ga boleh kontraksi dulu sebelum operasi karena riskan bakal robek rahiim mengingat jarak operasi pertama dan kedua yang deket. makanya aku khawatir kalau kontraksi duluan padahal dokternya lagi ke Swedia dan dia baru balik 2 minggu lagi pas aku mau dioperasi.

Kontraksi baru benar-benar berhenti setelah jam 10 keatas. Alhamdulillah, aku udah bisa jalan keluar kamar dan maen sama Rana. Untungnya ada si mamah yang buru-buru kutelpon untuk jagain Rana dulu.Alhamdulillahnya juga Kamis ga kerasa lagi kontraksinya dan aku bisa jalan-jalan lagi deh ke ITC buat belanja kebutuhan sehari-hari.

Sebenernya aku masih penasaran, apa yang menyebabkan aku kontraksi kemaren? mungkinkah karena infeksi saluran kemih ringan? soalnya emang belakangan aku suka nahan pipis jadinya tiap pipis suka perih-perih gitu dan sedikit-sedikit. Dari artikel yang kubaca emang ISK ringan ini bisa memicu kontraksi juga.Tapi aku bukan dokter hehehe..ga usah deh sok-sok menganalisa !!

Mudah-mudahan ga ada kontraksi-kontraksi serupa di hari lainnya karena aku udah cukup parno sama kontraksi kemarin. Bingung mau nanya siapa karena dokterku lagi keluar negeri ...lama amat sih dok perginya 1 bulan??Semoga calon adeknya Rana bisa lahir tepat pada waktunya dan ga kecepetan alias prematur. aamiin.

Senin, 08 Maret 2010

Cerita dari Bogor

Hari Sabtu kemarin aku nyempetin dateng ke lokasi proyek pembangunan rumah yang lagi dikerjain sama suamiku di bogor. Penasaran banget kayak apa sih karya gambarku kalo udah diwujudkan ke bangunan benerannya? Dari rumah jam 9.30, nitip Rana dulu sama ortu di beji dan langsung berangkat ke bogor.. Awalnya perjalanan lancar karena kita lewat jalur alternative Cibinong, tapi begitu mendekati komplek perumahan yang kita tuju..Masya Allah macetnya..berkilo-kilo meter( agak lebay dikit). Dan tahukah kamu sumber kemacetannya apa? Ow..ternyata jalanannya rusak parah jadi mobil-mobil yang melintas gak bisa ngebut, mesti alon-alon banget..padahal jalan yang rusak itu gak sampe 3 m panjangnya..dalam pikiranku kemana aja sih pemerintah bogor, masa benerin jalan seuprit namun bikin macet panjang ini ga ada alokasinya? Mungkin ada kali yah alokasi dananya tapi belum terlaksana..

Fiuh.. sampe rumah klien kita pas adzan zuhur. Ternyata rumahnya lagi ada tamu dan kebetulan istrinya baru melahirkan 1,5 bulan yang lalu jadi masih banyak yang pengen nengokin. Cuma, aku kasian sama dede bayinya soalnya nangis terus, mungkin ga nyaman kali yah banyak tamu..duh mukane sampe merah banget deh. Ngobrol,ngobrol,ngobrol sama istrinya, ternyata si dede udah gak full ASI. Dicampur sama sufor karena ibunya bilang ASInya ga banyak. Agak mirip nih sama aku, aku juga merasa ASIku ga berlimpah yah waktu awal-awal lahiran, Cuma waktu itu aku gak terlalu mikirin itu..padahal nyokap udah ngompor-ngomporin ngasih sufor. Karena capek dengan cerewetnya nyokap,akhirnya dengan terpaksa kubeli sufor..Alhamdulillahnya Rananya pinter, ditolak sama sekali tuh sufornya. Sampe sekarangpun Rana ga suka satupun merk susu formula. Dia Cuma suka susu UHT tok dan ASI tentunya...

Memberi ASI full, campur sufor atau full sufor memang kembali pada keputusan si ibu, tapi ASI itu sebaik-baiknya makanan untuk si bayi. Kalau kita masih bisa ngasih ASI,walaupun setetes-setetes,Insya ALLAH worthed banget buat bayi. Tinggal niat si ibu dan dukungan dari orang-orang sekitar yang sangat memberi pengaruh bagi keberhasilan ibu memberikan ASI. Mudah-mudahan si dede bisa full ASI lagi.

Setelah ngobrol,kita cek kerumah yang sedang dibangun. Syukur Alhamdulillah, aku sih lumayan puas sama hasil jadinya Cuma karena belum masuk finishing jadinya belum keliatan bagus engganya itu rumah. Sambil nungguin suami koordinasi sama tukang, aku nunggu aja di mobil sambil baca bukunya Sopphie Kinsella. Duh ternyata lama betul..sampe ashar,suamiku masih asyik aja ngobrol sedangkan kita belum makan sama sekali dari siang. Kutelpon aja suamiku, dia langsung buru-buru pamit..hii dasar bapak-bapak suka lupa waktu kalo ngobrol (padahal perempuan juga lebih parah lagi ya?hehe..)

Karena belum makan,mampirlah kami di restoran Saung Kuring. Restoran ini udah pernah sekali aku kesini sebelumnya. Restoran berkonsep Sunda dengan ciri khas saung-saung dan makanan asli Sunda tentunya ini ruamee sekali loh!! Terlebih weekend, parkir mobil sampe penuh. Rata-rata bawa keluarga serombongan. Karena memang tempatnya cozy, pelayanan makanannya cepat dan makanannya lumayan enak disini sehingga jadi pilihan yang OK buat keluarga untuk hiburan. Pertama kali aku kesini, aku puaaaas banget sama pelayanan dan enaknya makanan disini.. tapi pada kedua kalinya aku kesini kemarin, ada sesuatu yang begitu menusuk mata dan membuat emosiku pengen marah dan cepet-cepet cabut dari situ.

Aku beneran mual banget liat kostum pelayan-pelayannya..seingetku pertama aku kesini mereka pakaiannya sopan dengan kaos pendek dan celana panjang. Pelayan disini kebanyakan seumuran SMU dan mayoritas perempuan. Tapi kok kemaren pakaiannya aduhai deh..

Waitressnya pake kaos dan celana pendek..yah mirip-mirip hot pantas gitu. Dan mereka seperti berlomba-lomba pakai celana sependek-pendeknya dan seketat-ketatnya. Aku sendiri jadi malu. Gimana engga, restoran ini kan bertema keluarga, dimana banyak anak kecil bermain dan bapak-bapak. Tapi kok pelayannya kostumnya kayak di bar aja atau tempat makan orang dewasa. Aku sampe kasian ama suamiku..hehe..bisa ilang deh tuh apalan suratnya hehehe..kalau ada kotak saran, pengen banget deh tak marahin managernya..duh duh..aku miris sekali. Mungkin perasaan ibu-ibu hamil yah segitu sensitifnya, sejujurnya aku paling ga tahan kalau liat ada perempuan berbaju seksi di depanku. Kalau di majalah, foto atau TV, aku masih bisa nahan emosi yah..tapi kalau liat dengan mata kepalaku sendiri, hiii aku suka malu sebagai perempuan dan hanya bisa beristighfar.. Ya Allah kenapa kini banyak perempuan senang mengumbar auratnya?? Emosiku makin tak tertahan dan aku kembali ke mobil dengan bĂȘte setelah sholat ashar.